Sel. Des 1st, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Nae Soi: Pemprov NTT Akan Kirim Puluhan Pemuda NTT Untuk Pendidikan Vokasi Di Luar Negeri

2 min read

Wagub NTT, Josef Nae Soi (Picture: Ist.)

JAKARTA, NTTBANGKIT.com – Usai menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Nasional 2019 yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Jakarta, Jumat (20/9/2019), Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Josef A. Nae Soi, MM, di menjelaskan kepada para wartawan bahwa NTT hanya bisa dibangun melalui SDM yang berkualitas.

“NTT akan bangkit apabila seluruh potensi yang ada didalamnya bisa dimanage oleh SDM yang berkualitas,” tutur Nae Soi di depan Lobby utama Lemhanas.

Nae Soi juga mengatakan bahwa SDM yang berkualitas hanya bisa dicapai apabila seluruh komponen pendidikannya ditransformasi. Perkembangan SDM yang berkualitas tidak ada jalan lain selain melalui pendidikan. Maka pendidikannya harus diperhatikan terlebih dahulu.

“Berbicara tentang perkembangan SDM, berarti berbicara tentang pendidikan, karena tidak ada cara lain selain melalui dunia pendidikan,” lanjut Nae Soi.

Nae Soi membagi pendidikan ke dalam tiga matra, yaitu, bimbingan, pengajaran, dan pelatihan.

“Ketika berbicara tentang pendidikan yang berkontribusi bagi SDM berkualitas menuju NTT Bangkit, maka harus ada  tiga hal yang ditempuh yaitu, bimbingan yang mana dilakukan di rumah dan lingkungan masyarakat. Di sini, masyarakat dan individu dibimbing melalui lokakarya untuk melihat potensi diri dan lingkungan sekitarnya. Sedangkan pengajaran dilakukan di sekolah di mana anak-anak muda NTT wajib menyelesaikan pendidikan 12 tahun dari SD sampai SMA/SMK, Pada bagian ketiga, yaitu pelatihan, Pemprov NTT sedang dan akan terus berjalan untuk mengirim pemuda-pemuda putra asli daerah NTT untuk ikut dalam pendidikan vokasional di luar negeri,” jelas Nae Soi.

Nae Soi juga mengatakan bahwa kita di NTT lebih membutuhkan SDM berbasis keterampilan untuk bisa membangun sektor-sektor unggulan yang ada di NTT sehingga bisa menjadi motor penggerak ekonomi NTT.

“Untuk S2 dan S3 Pemprov NTT belum membukanya. Kita lebih memberikan beasiswa bagi anak-anak muda untuk mengikuti pendidikan vokasional di luar negeri agar mereka bisa belajar bagaimana mengelola NTT dari berbagai sektor secara profesional seperti pertanian, peternakan dan pariwisata,” kata Nae Soi.

Terkait dana beasiswa vokasional, Nae Soi katakan bahwa Pemprov NTT akan menggunakan CSR yang mana saat ini Pemprov NTT sedang membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai stakeholders agar bisa mendapatkan CSRnya.

“Kita sudah membuktikan bahwa saat ini sudah ada puluhan anak muda asli NTT yang tengah menempuh pendidikan vokasional di luar negeri. Kedepannya kita akan berjalan melalui program ini, bahkan kita tengah men-design agar kuota anak muda yang kita kirim lebih banyak.” Kata Nae Soi. (*)

Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi