Sab. Jan 16th, 2021

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Jokowi Lakukan Konferensi Video Dengan Daerah, Wagub Nae Soi: NTT Sangat Mencintai Jokowi

3 min read

Video konferensi antara Jokowi dan NTT serta beberapa daerah lainnya (Picture: Dok. Pribadi)

“Dalam video conference dan dialog real time menggunakan multi video call system antara Istana Negara dan Pemerintah Provinsi NTT, Wakil Gubernur NTT Josef nae Soi mengatakan bahwa Masyarakat NTT sangat berterimakasih kepada Pak Presiden Jokowi dan sangat mencintai pak Jokowi, karena pak Presiden sudah lebih dahulu mencintai kami melalui kepedulian akan pembangunan infrastruktur di NTT. Nae Soi juga berharap agar Presiden melalui Menteri Kominfo berkenan menambahkan BTS-BTS di area blind spot agar internet di NTT bisa diakses secara cepat dan lancar di seluruh wilayah NTT.”

ROTE NDAO, NTTBANGKIT.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan sistem Palapa Ring di Istana Negara, Senin (14/10/2019) yang sempat tertunda penyelesaiannya dari rencana awal pada kuartal II/2019, karena kesulitan medan di wilayah Timur Indonesia. 

Menteri Kominfo Rudiantara dalam laporan pertanggungjawabannya menjelaskan bahwa Palapa Ring terdiri dari tiga paket. Pertama Palapa Ring paket barat yang dilaksanakan oleh PT Palapa Ring Barat ini membentang kabel optik sepanjang 2.275 km yang menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau (sampai dengan Anambas dan Natuna). Rampung pada awal 2018.

Palapa Ring paket tengah mencakupi Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara dengan total panjang kabel serat optik 2.995 km. Pada bagian ini pembangunannya dilaksanakan oleh PT LEN Telekomunikasi Indonesia dan selesai awal tahun 2019.

Kemudian Palapa Ring paket timur dilaksanakan oleh PT Palapa Ring Timur dengan jangkauan dari NTT, Maluku, Papua Barat, dan Papua sepanjang 6.878 km. Paket Timur rampung Agustus 2019.

Menteri Rudiantara sendiri mengakui bahwa pembangunan infrastruktur Palapa Ring wilayah timur adalah yang paling sulit dikerjakan karena selain faktor geografinya yang terdiri dari pegunungan dan lembah.


Presiden Jokowi resmikan Palapa Ring (Picture: Dok. Pribadi)

Setelah meresmikan Palapa Ring, Presiden Jokowi mengadakan video conference dan dialog real time menggunakan multi video call system untuk mengecek efektivitas operasional Palapa Ring.

Dalam kesempatan itu, Jokowi berbincang dengan sejumlah kepala daerah di Sabang (Aceh), Rote (NTT), Merauke (Papua), Penajam Paser Utara (Kalimantan Timur) dan Sorong (Papua Barat) untuk membahas kecepatan internet.

Permohonanan Wakil Gubernur NTT

Ketika Presiden Jokowi bertanya  apakah kecepatan internet di Rote Ndao sudah cepat atau masih lambat kepada Pemerintah Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai salah satu lokasi pembangunan infrastruktur Palapa Ring melalui konferensi video antara Istana Negara, Jakarta dan Rote, NTT, Wakil Gubernur  NTT Josef Nae Soi, mewakili Gubernur NTT Viktor Laiskodat menjawab bahwa kecepatan internet di NTT itu NTT atau “nyalanya tidak tentu” atau kadang-kadang kuat dan kadang-kadang lambat.

Nae Soi mengeluhkan kecepatan internet yang lambat kepada Presiden Jokowi karena masih ada beberapa blind spot akibat kurangnya pemancar internet di beberapa titik.

“Benar pak, kadang-kadang kuat, kadang lemah. Jadi NTT itu singkatan dari Nyalanya Tidak Tentu. Ada yang kuat, ada yang lemah pak. Mohon maaf Pak Rudiantara, saya ngomong 

Nae Soi mengatakan bahwa kecepatan internet yang masih lambat itu terutama di wilayah Rote, sedangkan di wilayah NTT lainnya seperti Labuan Bajo sudah lumayan cepat. Jokowi mengatakan dirinya ‘mencatat’ keluhan tersebut dan akan menindaklanjutinya.

“Nggak apa-apa ngomong apa adanya. Tadi saya sampaikan tahun depan akan dibangun lagi kurang lebih 4.000 BTS. Yang ini akan menjadi infrastruktur yg akan mempercepat internet kita. Tapi yang paling penting Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur semua sudah tersambung 100%. Tambahan BTS-BTS ini akan memberikan dukungan karena kecepatan tadi yang saya sampaikan,” tutur Jokowi.

Wakil Gubernur NTT, didampingi Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu pun menyambut baik dan sangat berterimakasih kepada Presiden Jokowi atas perhatiannya kepada NTT.

Peta jaringan Palapa Ring (Picture: kominfo.go.id)

“Masyarakat NTT sangat berterimakasih kepada Pak Presiden Jokowi, karena pak Presiden sudah lebih dahulu mencintai kami melalui kepedulian akan pembangunan infrastruktur di NTT,” kata nae Soi.

Sementara itu Menteri Kominfo Rudiantara, ketika dikonfirmasi NTTbangkit.com, mengatakan bahwa khusus NTT dan beberapa wilayah timur lainnya akan diberi tambahan BTS-BTS di area blind spot agar masyarakat timur Indonesia juga bisa merasakan akses internet cepat secara menyeluruh. 

Nae Soi juga mengatakan bahwa melalui akses internet yang cepat dan lancar, Provinsi NTT yang kaya akan potensi pariwisata dan budaya bisa lebih optimal dan maksimal dalam mempromosikannya kepada dunia. (*)

Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi