Jum. Des 4th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Julie Laiskodat Belajar Menenun, Ajakan Bagi Kaum Muda NTT Untuk Cintai Tenun

2 min read

Julie Laiskodat bersama pengrajin tenun Kabupaten Belu NTT (Image: belukab.go.id)

KUPANG NTTBANGKIT.com – Setelah beberapa waktu lalu mempromosikan kain tenun di Ekuador dan London, Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat kembali melakukan aksi tidak biasa dan mendapatkan pujian dari masyarakat NTT.

Istri orang nomor satu di NTT tersebut mengunggah sebuah video yang menampilkan dirinya sedang belajar menenun kain khas NTT. 

Sembari mengenakan kacamata, baju putih dengan jaket kulit berwarna coklat, dan serta sepatu boots berwarna coklat, ibu Gubernur NTT terlihat sedang duduk di atas alat tenun dan mulai menenun benang yang telah dibentuk. Nampak pula seorang ibu paruh baya membantu Ibu Gubernur yang sedang serius mempraktikan aktivitas “menenun”. 

Dilansir dari akun Fanpage Julie Sutrisno, video ini telah ditonton lebih dari 26 ribu, disukai sebanyak 1700 kali, dikomentari sebanyak 131 dan 136 kali dibagikan.

Menjalani hidup itu ibarat kita seperti menenun diperlukan perpaduan jiwa, hati , tenaga, kesabaran, ketelitian yg extra mulai dari menjalin benang satu demi satu lalu memperadukan warna, merangkai cerita dan alur dan memintal nya dgn jiwa dan tenaga sehingga menghasilkan karya yg indah,” demikian caption dari Fanpage tersebut.

Julie Laiskodat belajar menenun: Signal bagi generasi muda NTT untuk cintai aktivitas “menenun” (Image: poskupang.com)

Setelah dikonfirmasi redaktur nttbangkit.com, Julie mengatakan bahwa tujuan utama dari aksi “nyentriknya” tersebut adalah untuk mengajak generasi muda NTT agar mencintai budaya dan produk kearifan lokal. 

Julie ingin generasi penerus NTT bisa mendalami budaya NTT, termasuk mencintai dan mendalami seni menenun kain.

“Saya belajar menenun karena saya mau tunjukkan kepada generasi muda NTT untuk mencintai dan mendalami seni menenun. Menenun itu adalah pekerjaan mulia warisan adat budaya. Dan jangan lupa, produk kain tenun kita saat ini sedang dilirik dunia internasional,” tutur Julie Laiskodat.

Ia juga memberikan awasan kepada generasi muda NTT agar jangan sampai aktivitas menenun hilang dari NTT dan diambil alih oleh daerah lain.

“Jangan sampai tradisi menenun kita hilang dari NTT dan diambil oleh daerah lain. Kepada anak-anak muda NTT, banggalah mengenakan kain tenun. Cintailah tenun dan kembangkan dia (tenun, red.), karena tenun kita memiliki kualitas tingkat tinggi yang bahkan dipuji-puji oleh negara-negara lain,” kata pemilik Levico Butik yang selama beberapa tahun belakangan mengembangkan design berbahan dasar kain tenun hingga menembus event-event internasional. (*)


Penulis: Emild Kadju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi