Kam. Des 3rd, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Tingkatkan PAD, DPRD NTT Usulkan Raperda Izin Usaha Perikanan

2 min read
Ketua DPRD NTT, Emi Nomleni saat menyerahkan Raperda inisiatif DPRD NTT kepada Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi

NTTBANGKIT.COM, KUPANG —Wakil Ketua DPRD NTT, Aloysius Lalo Ladi, dalam Sidang Paripurna ke-13 Masa Sidang III di Ruang Rapat DPRD NTT, Rabu (29/07/2020) mengatakan bahwa salah satu kendala yang dihadapi pelaku Industri Kecil dan Menengah, khususnya di NTT adalah kurangnya modal dan keterbatasan akses perbankan.

Wakil Rakyat asal pulau Sumba tersebut menambahkan bahwa permasalahan dalam hubungan dengan pemodalan bisa diatasi bila NTT memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mumpuni. Maka daripada itu, NTT membutuhkan peningkatan PAD yang signifikan.

Dalam hubungan dengan hal tersebut, All Ladi mengusulkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk Izin Usaha Perikanan, yaitu untuk akses kapal penangkap ikan berukuran diatas 5 GT sampai 30 GT dan izin pengadaan kapal penangkap ikan dan kapal pengangkut ikan di atas 5GT sampai dengan 30 GT.

Dua Ranperda tersebut dimaksudkan untuk mendukung peningkatan PAD NTT.

“NTT memiliki potensi retribusi izin usaha perikanan yang diestimasi memberikan kontribusi PAD setiap tahun  kira-kira sebesar Rp. 100 milyar (Seratus miliar rupiah) yang dapat digunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan masyarakat,” papar Anggota DPRD Fraksi PKB tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD NTT Emi Nomleni menyerahkan dua Ranperda inisiatif DPRD tersebut kepada Wagub Josef Nae Soi untuk dibahas oleh internal Pemprov NTT, sebelum Pemprov memberikan tanggapan terhadap dua Ranperda tersebut dalam Sidang Paripurna pada Senin,(03/08/2020) mendatang.

Sementara itu Josef Nae Soi mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada DPRD NTT yang telah memberikan masukan untuk kebaikan masyarakat NTT kedepannya. Ia juga mengatakan bahwa tentunya pihaknya juga mengharapkan yang terbaik bagi perkembangan NTT.

“NTT bukan cuma milik pemerintah, tetapi juga milik semua masyarakat NTT termasuk DPRD NTT yang adalah representasi masyarakat NTT. Untuk itu kami dari Pemprov sangat berterima kasih atas semua masukannya, khususnya Ranperda yang dibuat ini. Tentunya kami akan membahasnya secara internal dan akan menanggapinya nanti,” tutur Nae Soi.

Adapun Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD NTT, Emi Nomleni dan dihadiri 30 anggota DPRD NTT. Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi  dan pimpinan perangkat daerah provinsi NTT. (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi