Jum. Okt 30th, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Buka Expo Kreatif Anak Negeri 2020, Wagub Josef Nae Soi: UMKM Adalah Pilar Ekonomi Kerakyatan

2 min read
Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi saat membuka Expo Anak Negeri 2020

KUPANG, NTTBANGKIT.COM – Saat membuka acara Expo Kreatif Anak Negeri 2020 dengan tema ‘Menggairahkan Ekonomi Melalui UMKM’ yang dilaksanakan di Millenium Ballroom Kupang pada Rabu 16/09/2020, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengatakan bahwa peningkatan kapasitas dan kualitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sangat diperlukan untuk membantu pemulihan ekonomi pada masa pandemi covid-19. 

“Kita perlu mewujudkan UMKM yang memiliki daya saing dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas untuk bisa terus mendorong pemulihan ekonomi saat ini. UMKM harus didukung dengan sebaik-baiknya. Kemudian kita mau agar bisa terbangunnya komitmen perangkat daerah untuk mendata UMKM by name, by address, by phone, by product dan by sector. Produknya apa saja, oleh pihak mana saja supaya kita bantu bersama,” jelas Wagub Nae Soi sebagaimana informasi yang diperoleh dari Humas Pemprov NTT dan menambahkan, “Kita harus mampu membuat pasar produk dan pasar unggulan yang kreatif dan inovatif dengan saling memberikan motivasi. Pemberdayaan UMKM dan penumbuhan wirausaha baru perlu dilaksanakan oleh pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat secara menyeluruh dan berkesinambungan.”

Politisi partai Golkar ini juga menekankan bahwa UMKM merupakan salah satu sektor yang mengalami dampak serius pada situasi pandemi covid-19 saat ini.

Untuk itu, pihaknya akan berjuang untuk menyokong UMKM, yang adalah pilar utama ekonomi masyarakat.

Maka UMKM harus memiliki peran strategis baik dari jumlah, sebaran usaha, dan juga penyerapan tenaga kerja yang besar.

“Di NTT sendiri, jumlah pelaku UMKM kurang lebih 105.000 unit apabila dibandingkan  dengan jumlah penduduk NTT 5,5 juta jiwa yang berarti total masyarakat yang bergerak di sektor wirausaha hanya 1,9%. Oleh sebab itu, seyogyanya harus memacu pertumbuhan ekonomi suatu daerah minimal 2 % total penduduknya harus bergerak di sektor wirausaha,” kata pria asal Ngada tersebut dan menambahkan, “Dalam mewujudkan visi NTT Bangkit Menuju masyarakat sejahtera, Pemprov NTT juga secara khusus berkomitmen memprioritaskan pembangunan ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan maka saya harapkan dengan pemberdayaan masyarakat dan sumber daya yang ada dengan expo ini juga menunjukan potensi sumber daya daerah dapat dikembangkan menjadi produk-produk unggulan.”

Dalam kesempatan tersebut juga, mantan anggota DPR RI fraksi Golkar ini menyampaikan terima kasih kepada Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat yang terus memperkenalkan dan mempromosikan kain tenun asal NTT sebagai produk kekayaan budaya untuk dikenal dunia.

Wagub Nae Soi juga memberikan apresiasi kepada Biro Ekonomi dan Kerja Sama NTT bersama  Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) yang sudah menggagas dan melaksanakan kegiatan expo tersebut.

Beberapa pihak yang ikut berpartisipasi pada expo tersebut, sebagaimana Informasi dari Humas Pemprov NTT antara lain; UMKM Binaan PT Jamkrida,UMKM Binaan Bank NTT, UMKM Binaan Bank Indonesia, PT Telkom Indonesia, Dekranasda NTT, BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan dan BPOM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Biro Ekonomi dan Kerja Sama, Dinas Koperasi,Tenaga Kerja dan Transmigrasi, PT Kawasan Industri Bolok, PT BPR TLM, Perbarindo, PT Pegadaian, dan PNM. (Emild Kadju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi