Sen. Mei 23rd, 2022

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

44 Pelajar Lolos Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Dikukuhkan Wakil Gubernur NTT

4 min read

Pengukuhan 44 Paskibraka NTT 2019 di Aula El Tari Kupang (Sumber: rri.co.id)

KUPANG, NTTBANGKIT.COM – Menyongsong 17 Agustus 2019, masyarakat Indonesia mulai mengibarkan bendera merah-putih di halaman rumah. Ada juga yang memasang umbul-umbul sebagai bentuk pengungkapan kesemarakan jiwa menyongsong hari kemerdekaan Indonesia ke 74. 

Selain secara pribadi, berbagai komunitas kecil pun ikut berpartisipasi dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-74 melalui penyelenggaraan berbagai lomba kreatif seperti lomba membangun gapura, lomba olahraga antar-gugus (RT, RW, Kelurahan/Desa, Kecamatan, Kabupaten), lomba cerdas cermat kebangsaan, lomba vlog kreatif bertemakan Pancasila dan NKRI, dan berbagai aktivitas lainnya.

Rupanya tidak hanya tentang euforia menjelang HUT RI ke-74, tetapi juga berbagai persiapan untuk hari H pun menjadi perhatian semua pihak. Berbagai seleksi baris-berbaris dilakukan oleh berbagai daerah untuk mendapatkan putra-putri terbaik yang akan mengibarkan bendera merah putih, baik di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, dan tingkat Nasional. 

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pun demikian. Seperti provinsi-provinsi lainnya, NTT pun melakukan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk mendapat anak-anak pilihan. Alhasil, sebanyak 44 peserta Paskibraka tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil diperoleh melalui seleksi ketat.  

Putra/putri terbaik NTT ini rupanya sudah siap bertugas mengibarkan bendera merah-putih pada peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 di Alun-Alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu 17 Agustus 2019.

Adapun pengukuhan 44 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka tahun 2019 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur dilakukan oleh Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi di Aula El Tari Kupang, Kamis (15/08/2019) sore. Pengukuhan ini diawali dengan pembacaan Keputusan Penetapan Pasukan Komodo (Pengibar) dan Pasukan Sasando (Penurunan) serta Pasukan 45, sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur, oleh Ketua Panitia Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tingkat Provinsi NTT Tahun 2019, Joni Lie Rohi Lodo, SH.

Usai pembacaan putusan, dilanjutkan dengan cium bendera merah putih oleh 44 peserta Paskibraka.

Menjadi petugas Paskibraka bukanlah tugas yang mudah

Dalam arahannya, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menegaskan, tugas yang dilakukan petugas Paskibraka bukanlah tugas yang mudah, dan tidak dilakukan oleh semua orang.

Sehingga menjadi sebuah kebanggaan bagi mereka yang dipercaya daerah mengibarkan Bendera Merah Putih pada HUT RI ke-74, pada Sabtu 17 Agustus Tahun 2019.

“Kalian sudah dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka yang mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar untuk melaksanakan pengibaran dan penurunan sang merah putih kebanggaan kita, yang telah diperjuangkan melalui pengorbanan darah oleh para Pahlawan Kusuma Bangsa. Tentunya ini merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan tersendiri. Karena tidak semua orang mempunyai kesempatan seperti ini. Adik-adik merupakan pelajar terpilih dari Kota Kupang dan dari 21 Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” tegas Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Aula El Tari Kupang, sebagaimana dilansir dari rri.co.id, Kamis (15/08/2019) sore.

Kesiapan 44 peserta Pasukan Pengibar Bendera Merah-Putih tingkat Provinsi NTT disampaikan Ketua Panitia Paskibraka NTT Joni Rohi sebagaimana dilansir dari rri.co.id pada Rabu (14/08/2019).

Menurut Joni Rohi, 44 peserta Paskibraka tingkat Provinsi NTT ini merupakan utusan dari 22 Kabupaten –Kota, masing-masing 2 orang terdiri dari satu putra dan satu putri dan ditetapkan melalui seleksi di masing-masing daerah.

Sejak 22 Juli peserta Paskibraka tinggal di asrama

Sejak 22 Juli 2019, mereka telah diasramakan dan akan bertugas bersama Pasukan 45 yang merupakan utusan dari Kesatuan Angkatan Laut, Angkatan Udara, Angkatan Darat, dan Polri.

44 Peserta Paskibraka NTT ini telah menjalani gladi kotor pada tanggal 14 Agustus pagi di Alun-Alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, dan pada tanggal 15 Agustus pagi dilanjutkan dengan gladi bersih dan pengukuhan pada pukul 15.00 WITA, serta Penyerahan Bendera Merah Putih dari Pemerintah NTT kepada Panitia untuk dikibarkan pada Sabtu 17 Agustus 2019 pagi.

“Sampai saat ini, puji Tuhan semua masih berjalan dengan baik ada peningkatan yang signifikan. Tadi pagi, Rabu (14/08/2019), kami sudah melakukan gladi kotor jam tujuh tiga puluh,  dan kemudian tanggal 15 pagi kita lakukan gladi bersih dan sorenya pengukuhan. Setelah pengukuhan sorenya oleh Bapak Gubernur NTT dilanjutkan dengan penyerahan bendera dari Pemerintah kepada Kami Panitia dan kami akan serahkan kepada petugas Paskibraka untuk mengibarkannya pada tanggal 17 Agustus 2019 pagi,” tutur Joni sebagaimana dilansir dari rri.co.id.

Lebih lanjut Joni menjelaskan bahwa selain peraturan baris berbaris, pengaturan formasi, dan upacara pengibaran yang ditanamkan kepada 44 peserta Paskibraka, Panitia juga menggembleng peserta Paskibraka NTT dengan berbagai materi kepemudaan, karakter, revolusi mental, sistem pertahanan keamanan nasional, dan empat pilar kebangsaan.

“Selain persiapan pasukan pengibar bendera, kami juga membekali teman-teman ini dengan berbagai materi kelas agar menjadi pemuda yang tangguh, disiplin dan kuat. Ada beberapa materi umum seperti sejarah bendera merah putih, teknik melipat bendera dan lain sebagainya, sehingga ketika mereka pulang ke daerahnya masing-masing dapat menerapkan dengan baik di sekolah maupun lingkungannya,” tutur Joni lebih lanjut.

Panitian dari Dispora NTT mengirim dua orang untuk menjadi anggota Paskibraka di Upacara HUT RI ke-74

Joni Rohi juga mengatakan bahwa selain 44 peserta Paskibraka tingkat Provinsi Panitia dari Dispora NTT juga telah mengirim dua orang utusan dari Kabupaten Belu dan Ende, untuk menjadi anggota Paskibraka pada Upacara HUT RI ke-74 Tahun 2019 di Istana Negara Jakarta, bersama para pelajar dari Provinsi lainnya di Indonesia.

Di tempat terpisah, seorang calon Paskibraka Nasional 2019 asal Nusa Tenggara Timur, Noval Ramadhan Mandaka mengaku bahwa dirinya sangat senang bisa lolos seleksi Paskibraka Nasional dan bertemu dengan teman dari berbagai provinsi. Hal menarik menurut Noval adalah ketika bercengkrama bersama teman-teman dari provinsi lain dimana setiap orang memiliki cerita dan logat bicara yang unik.

Calon Paskibraka Nasional 2019 asal Nusa Tenggara Timur, Noval Ramadhan Mandaka (SUmber: liputan6.com)

Sementara itu Kepala Badan Penghubung NTT, Victor Manek mengatakan bahwa ia bangga dengan dua anak utusan daerah NTT yang akan bergabung dalam Paskibraka pada Upacara Bendera di Istana Negara Sabtu (17/08/2019).

Proviciat buat adik-adik dari NTT yang berhasil lolos seleksi Paskibraka, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional. Teruslah berjuang dan tunjukkan yang terbaik untuk mengharumkan nama NTT di kancah nasional.” Tutur Manek kepada nttbangkit.com.

Selain itu, Manek juga mengatakan bahwa dalam perayaan 17 Agustus kali ini, Pemerintah Provinsi NTT melalui Badan Penghubung NTT dalam kerjasama dengan Iatan Keluarga Besar Manggarai diaspora-Jakarta akan mengadakan festival budaya Manggarai di Anjungan NTT Taman Mini Indonesia Indah pada Sabtu (17/08/2019).

“Perayaan 17 Agustus kali ini akan dimeriahkan dengan pagelaran festival budaya Manggarai di Anjungan NTT TMII. Selain untuk merayakan HUT RI ke-74, pagelaran festival budaya ini juga bertujuan untuk menunjukkan dan mempromosikan budaya Manggarai, sebagai salah satu daerah destinasi wisata terbesar di NTT.” kata Manek. (Emild Kadju/NBC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi