Kam. Des 3rd, 2020

NTT Bangkit

Media Promosi Pariwisata,Bisnis dan Investasi NTT

Potret-Potret Indah dari Obyek Wisata Kalabba Madja Sabu Raijua

4 min read

?

Obyek wisata alam Kelabba Madja (Foto: kornelismanita)

SEBA, NTTBANGKIT.COM,- Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki obyek-obyek wisata alam unik nan indah. Salah satunya adalah wisata alam megalitik bukit Kalabba Madja. Obyek wisata alam mentereng di atas bukit tandus ini menampilakan hamparan tebing batu yang unik nan langkah. Hamparan laut biru dan rayuan pohon lontar di tepi pantai juga dapat dinikmati bila berkunjung ke Kalabba Madja.

Begitu banyak pengunjung dari Indonesia dan dunia telah meninginjakan kakinya di Kalabba Madja. Ada yang hanya jalan-jalan menikmati panorama alam, ada yang membuat film, dan ada pula yang melakukan penelitian terhadap bebatuan Kallaba Madja yang konon menjadi tempat para dewa mengadakan perjamuan. Pasalnya, di sana ada tiang-tiang batu berbentuk meja yang berjejeran. Memang penuh misteri di balik kecantikan Kalabba Madja yang kini sudah tersohor.

Pintu masuk Kalabba Madja dilengkapi dengn protokoler Covid -19

Sebelum ditemukan, Kalabba Madja tidak dikenal siapapun. Meski warga Sabu Barat mengitari bukit gersang dengan hiasan pohon-pohon berduri tersebut, mereka tidak tahu bahwa Kalabba Madja adalah tempat bersejarah dalam peradaban budaya orang Sabu. Tempat itu, dibiarkan begitu saja tidak terawat dan tanpa penjaga. Setelah ditemukan dan diumumkan media dan pemerintah setempat menjadi obyek wisata, tempat itu perlahan-lahan didatangi atau dikunjungi ratusan bahkan ribuan orang.

Untuk berkunjung ke KalabbaMadja tidaklah terlalu susah. Bagi warga lokal bisa berjalan kaki atau menggunakan kendaraan roda dua bisa sampai ke atas bukit dan jurang batu berbentuk lingkaran besar curam itu. Begitu banyak anak muda datang ke sana untuk berekreasi, mengadakan berbagai kegiatan dan bersenang-senang foto bersama. Sementara, bagi pengunjung dari luar daerah, dapat menggunakan transportasi udara dari Kupang dengan pesawat dan atau transportasi laut dengan kapal laut. Kedua sarana transportasi itu kini sudah lancar. setiap hari.

Nah, ketika sudah tiba di Seba, pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda dua juga roda empat berjalan menuju Kalabba Madja yang terletak di Kecamatan Mesara. Dahulu jalanan masih sangat buruk, sehingga jarak tempuhnya cukup melelahkan. Sekarang jalanan sudah beraspal (meski ada yang sedang dikerjakan), sehingga transportasinya sudah makin lancar dan cepat. Jarak dari Pelabuhan Seba atau Bandar Udara ke Kalabba Madja kurang lebih 20 Km, dan waktu perjalan sekitar 1 jam lebih.

Menuju bukit Kalabba Madja, ada sedikit tanjakan yang kini sudah beraspal. Ketika tiba di pintu masuk, pengunjung akan melihat beberapa lopo (rumah panggung) yang dibangun bagi pengunjung untuk beristirahat melepas lelah sambil menikmati makanan atau minuman sembari menghirup udara segar melihat permadani laut biru yang terbentang di depannya.

Tempat santai sejenak menikmati keindahan Kelabba Mdja

Saat ini, di Kalabba Madja ada penjaga yang menjual tiket masuk (karcis). Harga tiket masuk per orang Rp25.000.000,- Setelah membayar karcis pengunjung langsung bebas masuk ke dalam pintu utama dan bisa bebas berjalan-jalan mengitari tebing bebatuan curam bebatuan untuk berfoto, membuat video dan lain sebagainya. Namun pengunjung harus tetap berhati-hati karena jika tidak bisa saja terperosok atau jatuh ke dalam jurang bebatuan yang curam itu. Bagi yang belum tahu sejarah asal-usul bukit megah itu, tak perlu ragu karena ada pemandu yang akan menjelaskannya.

Jika haus atau lapar karena tidak membawa bekal, tidak perlu kwatir, karena di sana ada penjual makanan dan minuman segar yang sudah menyediakannya untuk Anda. Ada juga minuman panas, seperti teh, kopi dan susu. Jadi bisa menikmatinya dengan membayar sejumlah rupiah kepada penjual yang sudah setia menunggu. Jika lelah berjalan-jalan keliling bukit tersebut, Anda bisa santai sejenak duduk di bawa tenda-tenda kecil yang disediakan sambil ngobrol dan menikmati makanan dan minuman yang Anda beli.

Ada pula beberapa buah lopo (rumah panggung) beratap dahan yang dibangun pemerintah. Jadi Anda bisa menggunakannya untuk santai menikmati udara segar. Ada satu lopo yang besar dan tinggi dan ada satu lopo di bawahnya yang berukuran lebih kecil. Di sana juga ada satu buah toilet (kamar kecil) yang dibangun di sebelah barat. Jadi jika ingin buang air Anda bisa menggunakannya sambil tetap menjaga kebersihannya.

Menurut informasi dari penjaga Kalabba Madja, pembangunan dan penataan obyek wisata alam tersebut dilakukan oleh Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua. Sebelum digelar Festival Kelabba Madja beberapa waktu lalu, tempat yang dahulu belum dikelolah dengan baik itu, ditata lebih apik. Meskipun masih terbatas dan sederhana serta amsih ada kekurangan di sana-sini, namun tampilannya sudah membaik.

Tenpat duduk bersantai di bawa pohon rindang dilengkapi dengan kursi dan meja dari batangan kayu

Informasi yang diperoleh dari penjaga Kalabba Madja, wisatawan yang berkunjung ke sana sudah ribuan orang. Bukan hanya warga NTT, tetapi warga Indonesia dari provinsi lain dan para wisatawan dari luar negeri. Melihat animo pengunjung banyak datang di setiap hari biasa dan lebih banyak lagi di hari-hari libur, Pemerintah Sabu Raijua berencana akan lebih memperhatikan dan mengelolah Kalabba Madja dengan membangun berbagai fasilitas penunjang lainnya, agar memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Jika aman, dan nyaman, maka arus wisatawan akan makin banyak.

Bupati Nikodemus Rihi Heke, setelah pelaksanaan Festival Kelabba Madja, mengaku gembira karena Kalabba Madja yang meraih juara dua dalam Ajang Pesona Indonesia (API) beberap waku lalu selain dikunjungi banyak orang. Dengan demikian, dia berjanji ke depan, berbagai fasilitas pendukung dan kebutuhan air, listrik dan makanan,serta transportasi akan disiapkan lebih baik dan lancar seiring pembangunan infrastruktur yang mulai berkembang di wilayah itu. (korneliusmoanita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2019 NTTBANGKIT.

Tentang Kami   |   Tim Redaksi